Kenali Lebih Dekat dengan Kedokteran UAD

Hampir sebagian besar universitas di Indonesia, program studi kedokteran banyak diminati oleh calon mahasiswa. Tidak hanya menjanjikan masa depan yang cerah, program studi ini mampu meningkatkan pamor para peserta didik. Di Yogyakarta, ada banyak universitas yang menawarkan program studi kedokteran. Universitas Ahmad Dahlan atau UAD merupakan nama universitas yang ada di Yogyakarta. Sama halnya dengan universitas di Indonesia lainnya,  UAD memiliki program studi yang berbeda-beda. Program studi kedokteran menjadi pilihan calon peserta didik yang ingin bergabung di dunia kesehatan.

Jika diperhatikan dengan baik, peminat akan kedokteran UAD banyak tergolong cukup tinggi. Lulusan sekolah menengah akan bersaing sehat untuk memperebutkan salah satu kursi di fakultas kedokteran UAD. Guna memudahkan diri menjadi bagian dari fakultas kedokteran, calon peserta didik berbondong-bondong mengikuti bimbel kedokteran UAD Melalui bimbingan tersebut, calon mahasiswa memiliki persiapan yang matang ketika menghadapi ujian dan tes yang diberikan oleh UAD. Melalui bimbel juga, kesempatan masuk fakultas kedokteran di UAD menjadi lebih tinggi.

Program studi kedokteran di UAD tergolong masih berusia muda. Tahun 2017 menjadi tahun dimana program studi di buka. Fakultas yang mendidik calon dokter ini berada di Jalan Ahmad Yani, Banguntapan, Yogyakarta. Pertama kalinya fakultas dibuka, Menristekdikti meresmikannya di tanggal 22 Maret tahun 2018. Meskipun terbilang menjadi fakultas yang masih baru, minat menjadi bagian dari fakultas ini cukup besar. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya pelamar studi kedokteran setiap tahunnya. Calon mahasiswa dapat memasuki fakultas melalui jenis jalur masuk yang sesuai dengan keadaan.

PBT menjadi salah satu jenis jalur masuk calon mahasiswa yang ingin bergabung dengan kedokteran UAD. Bagi mereka yang memilih jalur masuk ini, mereka harus menghadapi ujian masuk terlebih dahulu. Bagi calon mahasiswa yang telah mengikuti ujian masuk, mereka dapat melanjutkannya dengan mengikuti wawancara, tes kesehatan dan tes psikologi. Bagi calon peserta didik yang ingin melakukan pendaftaran PBT, mereka harus memenuhi ketentuan dalam melakukan pendaftaran.

Merupakan lulusan sekolah menengah jurusan IPA tahun 2019 dan tahun 2020 menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh calon mahasiswa. Selain itu, berikut persyaratan lainnya yang harus calin mahasiswa kedokteran UAD penuhi:

  1. Melampirkan dua lembar foto berukuran 3×4
  2. Melampirkan salinan ijasah atau SKL yang telah dilegalisir
  3. Foto kopi Kartu Tanda Penduduk, kartu pelajar atau Kartu Izin Mengemudi
  4. Foto kopi KK
  5. Surat keterangan sehat akan jasmani dan rohani

Universitas juga akan mengelompokkan para peserta ujian menjadi 2 kelompok. Untuk kelompok IPA, kedokteran adalah pilihan pertama dan program studi IPA menjadi pilihan keduanya. Sedangkan untuk kelompok IPC, kedokteran menjadi program studi pertama dan IPS menjadi program studi yang kedua. Universitas juga menyediakan pilihan jalur seleksi kepada calon peserta didiknya. Jalur PMDK, PBT, CBT, PSB Farmasi dan PBT kedokteran menjadi jalur seleksi yang disediakan oleh universitas kepada calon mahasiswanya.

PBT kedokteran menjadi jalur masuk calon mahasiswa yang berkeinginan bergabung dengan fakultas kedokteran UAD. Jalur masuk ini dibuat khusus bagi mereka yang tertarik dengan ilmu kedokteran. Untuk masuk ke kedokteran, calon mahasiswa harus mengikuti ujian tertulis, wawancara, tes kesehatan dan tes psikologi. Calon peserta didik juga harus memenuhi beberapa persyaratan sebelum mengikuti jalur masuk PBT kedokteran. Berasal dari sekolah menengah jurusan IPA merupakan syarat pertama yang harus dipenuhi oleh calon mahasiswa kedokteran.

Calon mahasiswa juga harus menyerahkan sejumlah dokumen penting yang berupa foto kopi SKL atau ijasah yang telah dilegalisir, foto kopi KK, surat keterangan sehat rohani yang dikeluarkan oleh psikiater dan surat keterangan sehat jasmani yang berasal dari dokter. Calon mahasiswa kedokteran juga harus menyerahkan 2 lembar foto terbaru yang berukuran 3×4 ketika melakukan pendaftaran.

Jalur masuk lainnya yang dapat dipilih oleh calon mahasiswa kedokteran adalah CBT. Jalur masuk ini memanfaatkan komputer ketika menerima siswa baru. Dalam sekali pendaftaran, calon peserta didik memiliki 2 kesempatan memilih jalur masuk ini. Hasil seleksi dari ujian masuk CBT dapat diketahui pada hari yang sama. Ujian CBT akan dilaksanakan di kampus 4 pada pukul 8 pagi hingga pukul 2 siang. Sama halnya dengan PBT, jalur masuk CBT juga memiliki persyaratan yang wajib dipenuhi oleh calon mahasiswa.

Merupakan lulusan sekolah menengah dan peserta ujian nasional tahun 2020 menjadi persyaratan pertama yang wajib dipenuhi oleh calon mahasiswa. Calon mahasiswa yang memilih jalur masuk CBT juga harus menyerahkan foto kopi Kartu pelajar, SIM atau KTP. Foto kopi ijasah menjadi dokumen yang wajib dilampirkan selama pendaftaran. Calon mahasiswa kedokteran juga wajib menyerahkan 2 lembar foto terbaru dengan ukuran 3×4. Ketika melakukan pendaftaran CBT, file dapat diambil secara langsung ketika waktu ujian tiba.

Para calon mahasiswa kedokteran UAD dapat memilih jalur masuk mana yang tepat. Pemilihan jalur masuk yang tepat dapat memudahkan mereka untuk menjadi bagian dari fakultas kedokteran UAD. Pemilihan jalur masuk sebaiknya dipilih berdasarkan dengan kondisi calon mahasiswa sehingga mereka tidak akan merugi.